fbpx

Gerakan Bayi Sungsang dalam Kandungan dan Tanda-tandanya

Gerakan Bayi Sungsang dalam Kandungan dan Tanda-tandanya

Pada dasarnya, janin akan bergerak dengan posisi kepala di bawah saat memasuki akhir kehamilan. Namun, ada pula gerakan bayi sungsang yang perlu ibu hamil waspadai. Sebab, kondisi tersebut membuat posisi bayi masih belum berubah meskipun sudah memasuki akhir kehamilan.

Sungsang sendiri adalah kondisi ketika bokong atau kaki bayi berada di dekat jalan lahir, sedangkan kepalanya masih terletak di atas. Kondisi ini membuat lahiran normal menjadi lebih sulit untuk dilakukan. Nah, untuk mengetahui lebih jelas mengenai gerakan bayi sungsang dan ciri-cirinya, yuk simak penjelasan di artikel ini! 

Gerakan Bayi Sungsang

Menjelang masa akhir kehamilan, setiap ibu hamil umumnya akan mengharapkan bayinya berada dalam posisi normal. Namun sayangnya, beberapa ibu hamil justru mengalami janin sungsang yang bisa berisiko jika menjalani persalinan normal.

Untuk lebih mengenalnya, berikut ini adalah beberapa gerakan bayi sungsang yang perlu ibu ketahui:

1. Kepala Janin Bergerak Menekan Diafragma

Salah satu gerakan bayi sungsang adalah kepala janin bergerak menekan diafragma. Ibu hamil mungkin akan merasakan bahwa kepala janin serupa dengan benjolan keras serta bulat yang letaknya di atas pusar.

Pada saat kepala janin menekan otot diafragma, maka gerakan tersebut bisa menyebabkan ibu hamil merasakan sesak di dada. Sebab, diafragma adalah jenis jaringan otot yang berfungsi untuk menarik serta mengeluarkan napas.

2. Janin Bergerak Menendang Tajam ke Kandung Kemih

Gerakan janin sungsang lainnya adalah janin bergerak menendang tajam ke arah kandung kemih. Gerakan ini juga disebut dengan complete breech atau posisi janin sungsang lengkap.

Pada posisi ini, bayi akan berada dalam posisi seperti jongkok, dengan kedua lutut dan kakinya menekuk. Alhasil, kaki atau bokongnya dapat melewati jalan lahir terlebih dahulu sebelum kepalanya. Tendangan tajam ke kandung kemih ini juga dapat membuat ibu hamil lebih sering buang air kecil.

Baca Juga  7 Perawatan Bayi Baru Lahir yang Wajib Ibu Ketahui, Simak!

3. Badan Janin Bergerak ke Atas Pusar

Gerakan bayi sungsang berikutnya adalah badan janin bergerak ke atas pusar. Hal ini biasanya bisa ibu hamil rasakan, lantaran detak jantung bayi yang berada di atas pusar. Kondisi ini bisa saja berubah akibat pergerakan bayi dalam kandungan.

Apabila bayi yang sungsang menghadap ke belakang, mungkin gerakannya tidak begitu ibu rasakan. Maka dari itu, agar mengetahui gerakan dan posisi janin secara pasti, sebaiknya periksakan diri ke dokter kandungan secara rutin.

4. Kaki Bayi Bergerak Sejajar dengan Telinga

Frank breech adalah salah satu gerakan janin sungsang ketika posisi kaki sejajar dengan telinga. Gerakan tersebut membuat ibu hamil merasakan adanya tekanan di sekitar tulang rusuk akibat tendangan si kecil dalam kandungan.

Pada gerakan tersebut, kedua kaki bayi berada dalam posisi lurus ke atas sampai telinga, sementara bokongnya terletak di sebelah bawah atau dekat jalan lahir.

5. Menekan Area Sekitar Perut Ibu Hamil

Gerakan bayi sungsang yang terakhir adalah kaki si kecil menekan area sekitar perut ibu hamil, seperti kandung kemih dan perut bagian bawah. Kondisi tersebut tentu akan membuat ibu merasa tidak nyaman dan bisa memicu rasa nyeri serta ketegangan.

Rasa tidak nyaman tersebut bukan hanya dirasakan pada bagian perut bawah, tetapi juga atas. Sebab, kepala bayi bisa saja menendang atau menekan paru-paru tulang rusuk.

Tanda-Tanda Bayi Sungsang

Pada dasarnya, penyebab bayi sungsang belum diketahui dengan pasti. Meskipun begitu, ada beberapa kondisi yang membuat risiko bayi sungsang semakin tinggi, di antaranya adalah pernah mengalami kelahiran prematur, sedang hamil anak kembar, plasenta previa, maupun adanya masalah pada rahim. Kondisi bayi sungsang umumnya bisa ibu hamil ketahui melalui pemeriksaan USG oleh dokter.

Baca Juga  Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?

Di sisi lain, ibu hamil umumnya akan merasakan beberapa hal ketika bayi dalam kandungannya berada di posisi sungsang. Adapun beberapa ciri-ciri bayi sungsang adalah sebagai berikut.

  • Bokong bayi terletak di bawah dan kaki lurus ke atas di depan dada serta berdekatan dengan kepala.
  • Bokong bayi terletak di bawah dengan kaki dekat bokong dan lutut menekuk.
  • Kedua kaki bayi terletak di bawah serta kepala masih berada di atas rahim.
  • Kaki bayi menendang perut ibu hamil bagian bawah atau area kandung kemih.
  • Sering merasa sesak napas.

Ketika bayi dalam kandungan berada pada posisi sungsang, umumnya kelahiran normal akan sulit untuk dilakukan dan cukup berisiko, baik bagi ibu maupun buah hati. Maka dari itu, dokter umumnya akan memberikan saran kepada ibu hamil untuk menjalani prosedur operasi caesar.

Di sisi lain, prosedur persalinan normal juga akan lebih berisiko ketika janin sungsang mengalami beberapa kondisi, misalnya adalah:

  • Bayi prematur.
  • Berat badan bayi kurang dari 2 kg atau melebihi 3,8 kg.
  • Letak plasenta terlalu rendah.
  • Kaki bayi terletak di bawah bokong.
  • Ibu hamil mempunyai pinggul yang kecil.
  • Ibu hamil memiliki riwayat preeklamsia.
  • Ibu hamil pernah menjalani operasi caesar pada kehamilan sebelumnya.

Meski begitu, peluang ibu untuk melahirkan secara normal tetap ada apabila memiliki pengalaman menjalani persalinan normal dalam kehamilan sebelumnya. Di sisi lain, dokter kandungan yang telah berpengalaman dan terlatih menangani persalinan bayi sungsang secara normal juga memberikan peluang tambahan bagi ibu hamil. Bukan hanya itu, dokter umumnya bisa memberikan saran untuk mendorong perubahan posisi janin sungsang, seperti melakukan prenatal yoga, breech tilt, maupun memberikan afirmasi kepada bayi.

Baca Juga  Mengenal Bayi Kuning, Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasinya

Penutup

Demikian beberapa penjelasan mengenai gerakan bayi sungsang di dalam kandungan dan tanda-tandanya. Pada dasarnya, ketika mengalami bayi sungsang, kemungkinan persalinan normal akan lebih kecil, karena cenderung berbahaya, sehingga dokter akan menyarankan operasi caesar.

Nah, untuk membantu mengidentifikasinya sejak awal, sebaiknya bumil lekas mengunjungi dokter ketika merasakan tanda-tanda bayi sungsang. Dengan begitu, dokter akan membantu memberikan saran kepada ibu hamil untuk mendorong pergerakan bayi secara alami. Untuk memperoleh informasi seputar kehamilan lainnya, yuk kunjungi situs New Life sekarang juga!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?