fbpx

7 Jenis Makanan untuk Program Hamil dan Penyubur Kandungan

7 Jenis Makanan untuk Program Hamil dan Penyubur Kandungan

Makanan bukan hanya sebagai sumber energi bagi tubuh, tetapi juga termasuk nutrisi penting yang dapat meningkatkan kesuburan. Dalam hal ini, makanan juga berperan dalam membantu melancarkan program kehamilan. Itulah mengapa, mengetahui jenis-jenis makanan untuk program hamil termasuk hal penting bagi Bunda.

Pasalnya, salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kesuburan wanita adalah asupan nutrisi sehari-hari. Itulah mengapa, Bunda perlu memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung nutrisi yang baik. Nah, untuk mengetahui beberapa makanan penyubur kandungan, yuk simak artikel berikut!

Rekomendasi Makanan untuk Program Hamil

Saat Bunda dan pasangan merencanakan kehamilan, penting untuk memperhatikan asupan makanan agar tubuh tetap sehat dan menjaga kesuburan. Demikian juga dengan vitamin maupun suplemen kesuburan yang telah direkomendasikan oleh dokter.

Sebab, nutrisi yang masuk ke tubuh juga berperngaruh terhadap tingkat kesuburan. Adapun beberapa nutrisi yang penting untuk tubuh, meliputi karbohidrat, protein, vitamin, lemak sehat, dan mineral. Berbagai nutrisi tersebut berfungsi untuk membantu mengatur siklus menstruasi menjadi lebih teratur, mempercepat, serta menunjang program kehamilan.

Berikut adalah daftar makanan penyubur kandungan yang dapat mendukung program hamil untuk Bunda dan pasangan konsumsi

1. Sayuran Hijau

Salah satu makanan untuk program hamil adalah sayuran hijau. Pasalnya, sayuran hijau mengandung serat yang penting dalam program hamil maupun untuk meningkatkan kesuburan. Serat membantu tubuh mengatur hormon serta menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Beberapa sayuran hijau yang baik untuk Bunda konsumsi adalah bayam, lobak hijau, brokoli, sawi hijau, serta kangkung.

2. Alpukat

Rekomendasi makanan untuk program kehamilan lainnya adalah alpukat. Alpukat mengandung beberapa nutrisi, seperti asam folat, vitamin K, vitamin E, serta kalium. Asam folat berperan untuk menunjang perkembangan otak serta sumsum tulang belakang janin.

Baca Juga  7 Merek Popok Bayi Baru Lahir yang Bagus dan Aman Digunakan

Sementara itu, vitamin K serta kalium yang terkandung dalam alpukat juga membantu tubuh dalam menyerap nutrisi lain secara efektif, mengelola tekanan darah, serta menjaga keseimbangan hormon. Tak berhenti di situ saja, vitamin E yang terkandung dalam alpukat juga berperan dalam membantu melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan oksidatif.

2. Jeruk

Berbagai jenis jeruk juga termasuk sebagai makanan untuk program hamil. Pasalnya, jeruk mengandung berbagai nutrisi, seperti kalium, kalsium, folat, vitamin C, dan vitamin B. Nah, nutrisi-nutrisi tersebut berfungsi untuk membantu menjaga kesehatan organ tempat sel telur serta mengatur ovulasi.

Selain itu, jeruk juga mengandung antioksidan yang penting dalam menyuburkan kandungan sekaligus menjaga pergerakan sperma pada pria. Bagi wanita, vitamin C memiliki peran untuk menjaga kestabilan hormon kewanitaan dan melawan infeksi yang bisa menghambat proses ovulasi.

4. Telur

Telur juga termasuk sebagai makanan penyubur kandungan, karena mengandung protein tinggi, vitamin B6, serta asam amino seperti kolin. Nutrisi tersebut berperan dalam meningkatkan kualitas folikel atau tempat pertumbuhan sel telur. Di sisi lain, vitamin B6 juga memengaruhi kadar homosistein atau asam amino yang terdapat dalam darah. Nah, homosistein tersebut berperan dalam melancarkan proses ovulasi.

5. Madu

Makanan untuk penyubur kandungan berikutnya, yakni madu. Sebab, madu mengandung asam amino berupa arginina yang berperan dalam membantu meningkatkan fungsi ovarium serta melancarkan sistem reproduksi. Meski begitu, penelitian yang mendukung manfaat ini masih sediki, sehingga agar lebih aman, Bunda perlu menjaga asupannya agar tidak berlebihan, sehingga dapat menghindari dampak negatif pada kesuburan.

6. Greek Yoghurt

Selain berbagai nutrisi di atas, Bunda juga membutuhkan asupan lemak baik yang bisa diperoleh dari greek yoghurt. Pasalnya, greek yoghurt kaya akan kandungan kalsium, vitamin D, serta probiotik yang membantu memperkuat tulang, menunjang proses pematangan folikel di indung telur, serta meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Baca Juga  Penyebab ASI Keluar saat Hamil dan Cara Mengatasinya, Simak!

Selain itu, greek yoghurt juga berbeda dengan yoghurt biasa, karena makanan ini memiliki vitamin D yang baik bagi wanita selama program kehamilan. Pasalnya, wanita yang kekurangan asupan vitamin D lebih rentan mengalami masalah ovulasi serta meningkatkan risiko endometriosis.

7. Susu

Selain makanan, Bunda juga perlu mengonsumsi susu untuk mendukung program kehamilan. Pasalnya, minuman satu ini kaya akan nutrisi, mulai dari protein, kalsium, lemak, vitamin D, vitamin B6, fosfor, dan asam folat. Nah, untuk membantu melancarkan promil, Bunda dapat memilih susu rendah lemak agar bisa meningkatkan kesuburan.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menjalani Program Hamil

Pada dasarnya, berbagai jenis makanan untuk program hamil tersebut memang bernutrisi dan baik bagi kesehatan sistem reproduksi. Akan tetapi, mengonsumsi makanan bergizi saja belum tentu cukup. Bunda juga harus menerapkan gaya hidup sehat. Misalnya adalah rutin berolahraga setiap hari untuk membantu memperbaiki kesehatan dan meningkatkan kesuburan.

Di samping itu, pastikan tubuh Bunda mendapatkan istirahat yang cukup. Sebab, istirahat membantu memulihkan energi, mengistirahatkan pikiran, dan mengelola stres dengan baik. Bunda juga perlu menghindari beberapa jenis makanan selama menjalani promil, seperti ikan tinggi merkuri, makanan yang mengandung lemak trans, makanan kemasan, minuman beralkohol, serta soda.

Penutup

Demikian beberapa informasi penting mengenai makanan untuk program hamil yang dapat Bunda konsumsi. Di samping memperoleh nutrisi dari makanan, Bunda juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran medis yang tepat dalam mempercepat proses kehamilan. Yuk, dapatkan informasi terbaru lainnya mengenai kehamilan di New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?