fbpx

Manfaat Alat Bantu Menyusui, Risiko, dan Tips Penggunaannya

Manfaat Alat Bantu Menyusui, Risiko, dan Tips Penggunaannya

Menyusui adalah aktivitas penting bagi ibu yang mempunyai bayi di rumah. Namun, beberapa busui mungkin membutuhkan alat bantu menyusui, yakni nipple shield untuk memudahkan bayi yang kesulitan menyusu. Terlepas dari itu, penggunaan nipple shield ternyata juga memberikan sejumlah manfaat bagi busui maupun si kecil.

Meski begitu, ibu perlu memperhatikan risikonya, sehingga harus menggunakannya dengan cara yang tepat. Nah, jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai manfaat alat bantu menyusui, yuk simak selengkapnya di artikel ini!

Apa itu Alat Bantu Menyusui?

Alat bantu menyusui adalah kebutuhan busui yang perlu ibu miliki untuk melindungi puting. Alat ini juga biasa disebut dengan nipple shield atau pelindung puting. Bahan asalnya adalah silikon tipis yang berbentuk kerucut di bagian ujungnya, sehingga mirip dengan puting payudara.

Pada umumnya, alat ini diletakkan di atas puting serta area areola sebelum ibu menyusui bayi. Nah, di bagian ujung pelindung puting ini ada lubang kecil yang berfungsi untuk mengalirkan ASI ke mulut si kecil. Dengan menggunakan alat ini, ibu bisa menyusui lebih nyaman dan menghindari masalah tertentu yang berisiko menghambat proses menyusui.

Manfaat Alat Bantu Menyusui

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, penggunaan nipple shield memiliki sejumlah manfaat bagi busui maupun bayi. Pasalnya, alat ini bisa membantu melindungi puting, hingga menopang payudara.

Dengan begini, si kecil pun bisa menyusu secara lebih nyaman. Adapun beberapa manfaat alat bantu menyusui adalah sebagai berikut:

1. Baik untuk Bayi Prematur

Salah satu manfaat alat bantu menyusui adalah membantu bayi prematur untuk menyusu secara lebih mudah. Pasalnya, bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 34 minggu cenderung kesulitan mengisap atau menelan susu. Untuk itu, biasanya si kecil membutuhkan selang nasogastrik agar asupan ASI tetap terpenuhi.

Baca Juga  Ini Dia Efek Operasi Caesar Yang Wajib Diketahui!

Meskipun demikian, si kecil juga perlu ibu latih untuk menyusu secara langsung. Nah, pada awal masa berlatih menyusu, ibu bisa menggunakan nipple shield, sehingga si kecil akan lebih mudah dalam mengisap payudara.

2. Membantu Pelekatan Bayi

Pelekatan bayi berkaitan dengan cara si kecil menempelkan mulutnya ke puting serta areola ibu untuk menyusu. Proses pelekatan yang tepat akan memudahkan bayi untuk mengalirkan susu ibu ke mulutnya dan menghindari nyeri payudara. Nah, untuk memudahkan proses pelekatan tersebut, ibu dapat memanfaatkan nipple shield.

3. Melindungi Puting yang Sakit

Saat ibu mengalami sakit pada puting, berdarah, hingga pecah-pecah, maka proses menyusui pun berisiko terganggu. Nah, untuk mencegah hal tersebut terjadi, ibu dapat memanfaatkan nipple shield. Pasalnya, bagian ujung alat ini mempunyai lubang yang memudahkan susu mengalir ke mulut bayi. Dengan begitu, ibu tak perlu khawatir jika kebutuhan ASI bayi tidak terpenuhi.

4. Membantu Ibu dengan Puting Landai atau Datar

Manfaat nipple shield berikutnya adalah membantu ibu dengan puting landai atau datar untuk menyusui si kecil. Pada dasarnya, bentuk puting akan menonjol ke arah luar, sehingga memudahkan si kecil untuk menyusu. Akan tetapi, beberapa ibu mempunyai bentuk puting yang landai atau datar, sehingga bayi akan kesulitan menyusu.

Maka dari itu, ibu sebaiknya menggunakan nipple shield saat mengalami kondisi ini. Pasalnya, alat ini akan membantu puting tertarik ke luar, sehingga mudah untuk mengeluarkan ASI. Dengan begini, si kecil tetap bisa menyusu seperti biasa.

5. Membantu Bayi dengan Tongue-tie Menyusu

Manfaat alat bantu menyusui yang terakhir adalah membantu bayi dengan tongue-tie untuk menyusu. Tongue-tie adalah suatu kondisi ketika jaringan penghubung antara lidah dengan dasar mulut bayi terlalu pendek. Alhasil, lidah si kecil tidak akan leluasa untuk bergerak dan menyebabkan kesulitan menyusu.

Baca Juga  Korset Terbaik untuk Kurus, Mana Pilihanmu?

Apabila ibu membiarkannya begitu saja, maka si kecil berisiko kekurangan ASI serta sulit memiliki berat badan ideal. Itulah sebabnya, ibu sebaiknya menggunakan nipple shield untuk mendukung proses menyusui bayi agar asupan nutrisi hariannya tetap terpenuhi.

Risiko Menggunakan Nipple Shield

Meskipun memiliki sejumlah manfaat, penggunaan nipple shield yang terlalu sering juga bisa menimbulkan risiko. Adapun sejumlah risiko menggunakan alat bantu menyusui adalah sebagai berikut:

  • Sulit untuk menyapih bayi dari alat ini, karena dirinya sudah memiliki ketergantungan.
  • Berisiko memengaruhi suplai ASI. Pasalnya, rangsangan antara bayi dengan payudara akan berkurang akibat jarangnya kontak dari kulit ke kulit.
  • Cenderung sulit diterapkan dengan tepat, sehingga berisiko membuat si kecil mendapatkan ASI dalam jumlah sedikit.
  • Ibu berisiko mengalami mastitis akibat pengosongan payudara yang kurang optimal.

Maka dari itu, penggunaan nipple shield sebaiknya ibu lakukan jika memang sedang membutuhkannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi. Di samping itu, ibu juga perlu memastikan bahwa penggunaannya sudah tepat.

Tips Menggunakan Nipple Shield

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, penggunaan nipple shield bisa menimbulkan risiko tertentu yang membahayakan kondisi ibu maupun si kecil. Nah, untuk menghindari masalah tersebut, berikut ini adalah beberapa tips menggunakan nipple shield :

  • Perah terlebih dulu puting sampai ASI membasahi bagian dalam nipple shield. Hal ini bertujuan untuk mencegah lecetnya payudara atau gesekan yang menimbulkan luka.
  • Selain itu, basahi pula bagian ujung nipple shield dengan ASI guna mendorong mulut bayi agar menempel.
  • Selanjutnya, regangkan pinggiran nipple shield ke arah luar dan jaga agar tetap meregang. Kemudian, letakkan nipple shield tepat di atas puting serta payudara. Hal ini berfungsi untuk membantu menarik puting serta areola ke arah atas.
  • Posisikan dagu serta hidung si kecil agar menyentuh payudara.
  • Ratakan area tepi nipple shield di atas payudara, lalu pegang menggunakan jari-jari ibu di bagian tepi luasnya.
  • Pastikan terdapat sedikit ruang di antara ujung puting serta nipple shield.
  • Arahkan ujung nipple shield ke hidung si kecil, lalu dorong bayi agar membuka mulutnya dengan lebar. Ketika telah menempel, nipple shield bisa ibu arahkan ke langit-langit mulut si kecil untuk memudahkan keluarnya ASI.
Baca Juga  Ciri-Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi dan Jenis-Jenisnya

Nah, selama ibu menerapkan cara-cara di atas dengan tepat, maka risiko penggunaan nipple shield dapat terhindari. Selain itu, bayi juga bisa tercukupi kebutuhan ASI dan mendukung pertambahan berat badannya.

Penutup

Itulah sederet informasi berkaitan dengan apa itu alat bantu menyusui, manfaat, risiko, hingga tips menggunakannya. Pada dasarnya, menggunakan alat bantu menyusui atau nipple shield akan membantu melindungi puting ibu dan memudahkan si kecil saat menyusu. Namun, ibu juga perlu memperhatikan cara menggunakannya untuk menghindari risikonya. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut seputar kebutuhan ibu menyusui dan bayi, simak selengkapnya di website New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?