fbpx

Ciri-Ciri Sakit Pinggang, Risiko Komplikasi, & Pencegahannya

Ciri-Ciri Sakit Pinggang, Risiko Komplikasi, & Pencegahannya

Pada dasarnya, hampir setiap orang pernah mengalami sakit pinggang. Kondisi ini dapat disebabkan oleh masalah ringan, hingga gangguan kesehatan serius. Adapun salah satu ciri-ciri sakit pinggang adalah adanya rasa nyeri menjalar di area pinggang, bokong, hingga ke kaki.

Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, sakit pinggang bisa semakin parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Nah, untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar ciri-ciri sakit pinggang, mari baca artikel berikut ini.

Penyebab Sakit Pinggang

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai ciri-ciri sakit pinggang, sebaiknya cari tahu dulu penyebabnya. Pada kebanyakan kasus, sakit pinggang umumnya terjadi karena cedera otot akibat gerakan yang tiba-tiba maupun berulang-ulang. Selain itu, sakit pinggang juga bisa timbul akibat kebiasaan buruk. Adapun beberapa penyebab sakit pinggang adalah.

1. Cedera Otot

Salah satu penyebab nyeri pinggang adalah karena cedera pada otot pinggang. Kondisi ini sering terjadi karena kamu menggerakkan pinggang secara tiba-tiba, sehingga otot mengalami ketegangan. Adapun beberapa penyebab cedera otot adalah mengangkat beban berat maupun berolahraga secara berlebihan.

2. Kebiasaan Buruk

Penyebab nyeri pinggang selanjutnya adalah kebiasaan buruk yang kamu terapkan selama beraktivitas sehari-hari. Misalnya adalah duduk terlalu lama di kursi yang kurang nyaman. Selain itu, kesalahan postur tubuh saat duduk juga bisa menimbulkan sakit pinggang. Apabila hal ini terjadi pada anak-anak, kebanyakan alasannya adalah karena kebiasaan membawa tas punggung yang terlampau berat.

3. Faktor Usia

Penyebab sakit pinggang berikutnya adalah karena faktor usia. Pada umumnya, seseorang yang telah berusia di atas 30 tahun cenderung lebih rentan mengalami sakit pinggang. Kelebihan berat badan dan kurangnya olahraga pada orang yang telah lanjut usia juga dapat meningkatkan risiko nyeri pinggang.

Baca Juga  9 Tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan dan Cara Ukurnya

4. Gangguan Organ di Tulang Belakang

Gangguan pada organ di area tulang belakang juga bisa menimbulkan sakit pinggang. Misalnya adalah radang sendi di tulang belakang, saraf kejepit karena penonjolan bantalan tulang belakang, stenosis spinal, cedera tulang belakang akibat kecelakaan maupun benturan, kelainan lengkung tulang belakang, hingga pengikisan pada bantalan tulang belakang. Di samping itu, beberapa gangguan penyakit pada organ tubuh lain juga bisa memicu gejala nyeri pinggang, seperti infeksi ginjal, miom, batu ginjal, usus buntu, kista ovarium, hingga pankreatitis.

5. Kehamilan

Penyebab sakit pinggang yang terakhir adalah karena kehamilan. Pada dasarnya, saat sedang hamil, tubuh seorang wanita akan mengalami peningkatan berat badan, sehingga pembuluh darah di tulang belakangnya akan tertekan. Selain itu, saraf pada panggul menjadi bekerja lebih keras untuk menopang tubuh, sehingga meningkatkan risiko nyeri pinggang.

Selain itu, perubahan suasana hati dan pelepasan hormon juga dapat membuat otot pinggang menjadi tegang. Terlebih lagi apabila menerapkan postur tubuh yang tidak tepat selama beraktivitas, titik pusat keseimbangan wanita hamil akan berubah secara tidak langsung.

Ciri-Ciri Sakit Pinggang

Pada dasarnya, sakit pinggang memiliki sejumlah gejala. Adapun ciri-ciri sakit pinggang adalah sebagai berikut.

  • Rasa nyeri yang timbul pada pinggang dan menjalar ke pantat, hingga kaki.
  • Rasa nyeri juga bisa menjalar ke area selangkangan serta alat kelamin.
  • Pinggang terasa pegal, kaku, serta tertusuk-tusuk.
  • Merasa kesulitan untuk bergerak maupun berdiri tegak.
  • Rasa sakit bisa semakin parah saat sedang bergerak, seperti membungkuk, berjalan, atau mengangkat beban berat.
  • Rasa sakit cenderung memburuk pada malam hari.
  • Saat duduk terlalu lama, rasa nyeri pinggang bisa semakin parah.
  • Tungkai bisa terasa mati rasa maupun lemas.
Baca Juga  Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka? Ini Fakta dan Manfaatnya

Pada dasarnya, sakit pinggang akan berlangsung selama beberapa hari maupun mingguan. Akan tetapi, nyeri pinggang juga dapat terasa selama berbulan-bulan. Nah, apabila kondisi tersebut kamu alami dan disertai demam, berat badan berubah secara drastis, mengalami gangguan buang air besar maupun kecil, rasa nyeri ketika buang air kecil, maupun paha mati rasa, sebaiknya lekas memeriksakan diri ke dokter.

Komplikasi Sakit Pinggang

Nyeri pinggang yang segera memperoleh penanganan tepat umumnya dapat memicu terjadinya komplikasi. Adapun komplikasi sakit pinggang adalah sebagai berikut.

1. Sindrom Cauda Equina

Sindrom cauda equina adalah penyakit yang timbul pada bantalan tulang belakang bagian ujung akhir saraf. Hal ini umumnya membuat seseorang mudah buang air besar atau kecil secara berlebihan. Apabila tak lekas memperoleh penanganan, sindrom ini bisa memicu kerusakan saraf tulang belakang secara permanen.

2. Gangguan Beraktivitas

Nyeri pinggang juga membuat seseorang kesulitan beraktivitas dan harus memperbanyak istirahat atau tirah baring. Namun sayangnya, istirahat yang terlalu lama dapat memicu komplikasi lain, seperti deep vein thrombosis. Kondisi tersebut terjadi akibat adanya gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah tungkai serta melemahnya otot.

Pencegahan Sakit Pinggang

Nah, untuk menghindari risiko nyeri pinggang dan komplikasinya, kamu perlu melakukan beberapa pencegahan. Adapun cara mencegah sakit pinggang adalah sebagai berikut.

  • Rajin berolahraga untuk membantu meningkatkan kekuatan otot.
  • Menghindari kebiasaan mengangkat beban berat, terlebih dengan posisi yang salah.
  • Menghindari kebiasaan duduk lama. Sebaiknya, lakukan peregangan di sela-sela aktivitas yang mengharuskanmu untuk duduk dan gunakan kursi dengan bantalan punggung untuk meningkatkan kenyamanan.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.
  • Mengurangi kebiasaan merokok.
  • Menggunakan alas kaki yang tepat dan menghindari sandal atau sepatu hak tinggi.
  • Tidur dengan posisi ke samping dan lutut melipat untuk mengurangi adanya tekanan di pinggang.
Baca Juga  Ciri-Ciri Hamil Muda 1 Minggu Pertama: Rahasia Kehamilan Awal

Di samping melakukan beberapa cara di atas, kamu juga bisa menjaga asupan vitamin D serta kalsium untuk meningkatkan kekuatan tulang dan otot. Untuk memperoleh asupan nutrisi yang tepat, kamu bisa berkonsultasi ke dokter terlebih dulu.

Penutup

Itulah sederet informasi berkaitan dengan ciri-ciri sakit pinggang, risiko komplikasi, dan cara mencegahnya. Nah, jika kamu mengalami sakit pinggang, korset New Life bisa menjadi solusi yang tepat. Pasalnya, korset ini terbuat dari bahan fleksibel dan elastis yang bisa membantu mengurangi rasa nyeri pada pinggang.

Nah, untuk mendapatkannya, kamu bisa langsung menuju laman New Life Official Store. Di sisi lain, jangan lupa juga untuk berkonsultasi pada dokter agar mendapatkan solusi dan penanganan yang tepat. Jadi, yuk jaga kesehatan pinggang bersama New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?