fbpx

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi Tanpa Sterilizer

cara-membersihkan-botol-susu-bayi-tanpa-sterilizer

Cara membersihkan botol susu bayi yang mudah adalah menggunakan mesin sterilizer. Kamu hanya perlu memasukkannya ke dalam mesin tersebut dan menekan tombol, maka sudah. Namun, harga alat ini yang termasuk mahal membuat sebagian melakukan sterilisasi secara manual. Lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk membersihkan botol bayi dengan mudah tanpa mesin.

Berikut Cara Membersihkannya

Mencuci perlengkapan bayi memang kegiatan yang perlu kehati-hatian. Hal ini karena bayi yang baru lahir rentan terkena penyakit dari luar. Imun yang masih rendah membuat kita harus ekstra menjaga higienitas barang yang berkaitan dengan mereka.

Berikut langkah-langkah untuk membersihkan botol susu bayi tanpa sterilizer:

1. Mencuci Tangan

Pastikan ibu atau ayah membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh setiap barang milik bayi.Walaupun kegiatan yang akan dilakukan adalah membersihkannya, tidak ada salahnya untuk mencuci tangan dahulu untuk mencegah penularan kuman ata kotoran apapun yang mungkin terbawa lewat tangan.

Cucilah tangan kamu dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Hal ini untuk memastikan tidak ada residu yang berasal dari luar.

2. Pisahkan Setiap Bagian Botol

Lepaskan leher botol dari dot dan tubuh botol. Pisahkan setiap bagiannya agar proses pembersihan dapat menjangkau ke sela-sela. Sebaiknya masing-masing bagian tetap jadi satu dalam sebuah wadah agar tidak hilang. Setelah setiap bagian sudah terlepas, siram menggunakan air mengalir terlebih dahulu.

3. Rendam dengan Air Panas

Jika setiap bagian botol sudah terpisah, panaskanlah air hingga mendidih. Air panas ini berfungsi untuk membunuh bakteri dan kuman yang mungkin terdapat dalam botol. Caranya dengan merendam setiap bagian botol dalam satu wadah menggunakan air yang sudah dipanaskan tadi. 

Cara ini memiliki efek samping merusak dot jika bahan dari dot tersebut adalah latex alami. Maka sebelum merendam, kenali bahan dari dot yang kamu miliki di rumah.

Baca Juga  4 Perbedaan Sakit Pinggang Haid dan Hamil yang Tampak Mirip

4. Gosok dengan Sikat Lembut

Setelah merendam, siapkan sikat lembut dan sabun khusus food grade untuk menggosok. Hal ini bertujuan untuk memastikan botol susu bayi benar-benar bersih. Gosoklah dengan lembut agar tidak ada bagian botol yang tergores apalagi sampai mengelupas. Untuk bagian dot, kamu bisa menggosoknya dengan kain yang halus. Kemudian, pastikan tidak ada sisa air di dalam dot tersebut.

5. Bilas dengan Air Mengalir dan Keringkan

Langkah terakhir dalam membersihkan botol susu bayi yaitu membilas sisa-sisa sabun menggunakan air mengalir. Setelah bilas, keringkan botol susu bayi dengan cara membaliknya di tempat yang kering. Sebaiknya jangan dijemur di luar ruangan karena ditakutkan akan terkena debu atau residu dari luar. Tentunya hal ini akan membuat proses pembersihan tadi sia-sia. 

Kamu bisa mengeringkannya di tempat tertutup seperti dapur, kemudian simpan di tempat yang bersih jika semua rangkaian telah kamu lakukan.

Itulah langkah-langkah untuk membersihkan botol bayi tanpa strerilizer yang bisa kamu terapkan di rumah. Sebagai tambahan, simak informasi seputar susu berikut ini juga ya.

Tips Seputar Susu bayi

Asi adalah nutrisi utama untuk bayi. Namun, dalam beberapa kondisi tidak memungkinkan untuk memberi asi pada bayi. Solusi yang paling umum adalah memberikan susu formula.

Kamu bisa memerhatikan beberapa tips terkait susu bayi berikut sebagai bekal untuk menjadi orang tua yang baik:

1. Pilih Susu Sapi sebagai Pilihan Pertama

Dalam menentukan susu formula, baik untuk bayi pasca fase asi eksklusif (6 bulan pertama) sebaiknya jadikan susu sapi sebagai pilihan utama. Hal ini sesuai rekomedasi dari American Academy of Pediatrics bahwa susu formula yang baik adalah susu formula berbahan susu sapi. 

Baca Juga  6 Rekomendasi Makanan Penambah Air Ketuban untuk Ibu Hamil

Namun, apabila ada indikasi bahwa anak mengalami alergi susu sapi, kamu bisa menggantinya dengan susu kedela. Lagi-lagi, pastikan terlebih dahulu dengan membawanya untuk periksa ke dokter.

2. Frekuensi Memberi Susu

Bertambahnya usia bayi akan menambah jumlah asupan yang ia butuhkan. Patokan yang bisa kamu gunakan secara umum adalah berikan susu setiap 4-5 jam kepada bayi yang beranjak satu bulan. Hal ini sesuai saran Ikatan Dokter Indonesia yang mengatakan bahwa bangunkan bayi untuk menyusu jika ia masih tertidur 4 jam setelah menyusu. 

Kemudian, kamu bisa memberikan susu setiap 3 jam pada bayi yang sudah berusia dua bulan. Hal ini karena lambung bayi yang sudah bertambah besar maka ia akan lebih cepat lapar.

Pada usia 4 bulan, bayi akan lebih sering menyusu. Maka pada usia ini kamu bisa memberikan susu setiap berapa jam ia lapar. Untuk lebih detailnya, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter terkait asupan gizi dan perkiraan berapa jam sekali memberi makan si bayi.

3. Anjuran dalam Menyajikan Susu Formula

Sebelum menyiapkan susu formula untuk bayi, usahakan terlebih dahulu membersihkan setiap peralatan dan mencuci tangan. Masaklah dengan air matang dengan suhu yang tepat, jika punya termometer kamu bisa menyajikan susu formula di suhu 70 derajat celcius.

Sebelum memberikan ke mulut bayi, teteskan ke tanganmu jika dirasa terlalu panas coba dinginkan sebentar. Pastikan untuk tidak kembali memanaskan sisa susu yang tidak habis.

Itulah beberapa tips seputar susu bayi yang bisa kamu terapkan. Teruslah berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Cara membersihkan botol susu bayi dapat kamu lakukan tanpa sterilizer. Alternatif solusinya adalah menggunakan air panas sebagai media sterilisasi. Perhatikan cara membersihkan yang baik agar tidak meninggalkan residu. 

Baca Juga  Tanda-tanda Hamil yang Tidak Disadari

Untuk mendapat informasi lainnya seputar susu bayi, yuk berkunjung ke New Life

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?