fbpx

Begadang Saat Hamil, Bolehkah Sering Dilakukan?

Begadang saat hamil menjadi salah satu kegiatan yang perlu kamu kurangi. Baik saat mengandung calon bayi atau tidak, terlalu sering begadang sebenarnya tidak baik. Hal ini karena tubuh manusia memerlukan istirahat yang cukup ketika malam hari. Berikut penjelasan selengkapnya.

Bolehkah Begadang Saat Hamil?

Jika kamu adalah seorang perempuan yang biasa terjaga di malam hari, kamu perlu membiasakan diri lagi ketika akan memiliki anak. Cobalah untuk mengatur pola tidur yang normal, yaitu beristirahat ketika petang dan beraktivitas ketika pagi dan siang. Hal ini bertujuan agar kebiasaan begadang tidak terus terbawa ketika kamu hamil.

Begadang saat hamil menjadi salah satu pantangan apabila kamu ingin menjaga kesehatan calon bayi. Orang yang terbiasa bangun ketika malam atau pada jaman sekarang sering disebut nokturnal atu juga tipe night owl akan membuat organ-organ dalam tubuh terus bekerja sepanjang hari. Padahal, organ tersebut memerlukan jeda waktu untuk istirahat agar tidak cepat rusak.

Durasi tidur yang baik antara 7-8 jam sehari, tapi kualitas tidurnya pun turut memengaruhi. Dokter menyarankan untuk istirahat ketika malam karena kondisi gelap adalah kondisi terbaik untuk memulihkan stamina dan menjadi waktu yang bagus untuk bekerjanya hormon-hormon dalam tubuh.

Begadang akan menghambat itu semua, maka sebaiknya hindari melakukan begadang saat hamil.

Itulah alasan mengapa kamu tidak boleh sering-sering begadang saat hamil. Tidur secara normal di jam malam merupakan bentuk pembiasaan pola hidup yang sehat. Kebiasaan begadang sendiri memiliki risiko yang dapat mengganggu kesehatan tubuh kamu. Pembahasan selangkapnya bisa kamu lihat di bawah ini.

Risiko Sering Begadang Saat Hamil

Alasan kenapa kamu harus mengurangi kebiasaan begadang terutama ketika sedang mengandung adalah kegiatan ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Sering begadang saat hamil dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit seperti berikut ini.

Baca Juga  Hebatnya Manfaat Jus Tomat Untuk Ibu Hamil!

1. Anemia

Produksi sel darah merah paling aktif terjadi di malam hari. Untuk melakukan hal tersebut, tubuh perlu berada dalam kondisi rehat. Jika kamu melakukan aktivitas di malam hari, maka akan mengganggu jalannya produksi sel darah merah dalam tubuh. 

Akibatnya, kamu akan mengalami kondisi kekurangan sel darah merah atau anemia. Gejala anemia biasa ditandai dengan badan yang mudah letih, pusing ketika tiba-tiba berdiri, dan sering merasa lemas. 

Kondisi anemia pada ibu hamil akan memberi dampak pada bayi berupa terhambatnya pasokan oksigen dan darah. Hal ini akan memengaruhi perkembangannya di dalam janin.

2. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana kamu memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Penyebabnya adalah berat badan yang berlebihan, tapi bisa juga karena kurang tidur.

Sering begadang di malam hari dapat membuat kamu terserang hipertensi. Pada ibu hamil, tekanan darah tinggi dapat menimbulkan preeklampsia. Selain itu, ketika kamu mengalami hipertensi akan berakibat pada penurunan jumlah pasokan darah dan oksigen pada bayi. Jika tidak ada upaya penanggulangan, hal ini bisa mengakibatkan bayi harus lahir lebih cepat atau mengalami kelahiran prematur.

3. Komplikasi Persalinan

Beberapa penelitian mengatakan bahwa terdapat pengaruh kualitas tidur terhadap masalah persalinan. Begadang saat hamil menyebabkan imunitas yang menurun. Hal ini juga akan terjadi pada bayi. Alhasil, bayi berpotensi mengalami prematur atau lebih parah bisa meninggal di dalam kandungan.

4. Risiko Bayi Lahir Prematur

Ibu hamil yang terlalu sering begadang akan membuat kondisi tubuhnya tidak stabil. Hal tersebut dapat membuatnya mengalami badai sitokin atau imun yang bereaksi berlebihan. Badai sitokin ini cukup berbahaya karena tubuh yang mengalaminya akan merasakan peredaran darah yang tidak teratur. Ketika itu terjadi, besar kemungkinan bayi mengalami komplikasi dan harus terlahirkan sebelum waktunya.

Baca Juga  Perbedaan Haid dan Hamil Muda Yang Perlu Diketahui

5. Risiko Preeklampsia

Preeklampsia dapat mengakibatkan kerusakan pada janin hingga kematian bayi dalm kandungan. Terlalu sering begadang dapat meningkatkan risiko penyakit ini. Oleh karena itu, kamu perlu mengurangi aktivitas di malam hari.

6. Gangguan Metabolisme

Selama istirahat, tubuh memproduksi banyak hormon penting yang salah satunya adalah adiponektin. Hormon adiponektin adalah hormon yang memiliki fungsi menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. Ibu hamil yang sering begadang akan mengalami gangguan metabolisme karena kekurangan hormon tersebut.

Gangguan metabolisme yang parah dapat menjalar dalam bentuk penyakit yang lebih serius. Penyakit yang biasa terjadi karena gangguan ini adalah diabetes dan obesitas. Hal tersebut tidak hanya terjadi pada ibu, tapi juga bisa menular pada bayi yang sedang dalam kandungannya.

Itulah beberapa risiko akibat begadang saat hamil. Menjaga pola tidur yang sehat akan dapat mencegah kamu dan bayi dari penyakit yang mungkin mengintai. 

Kesimpulan

Begadang saat hamil perlu kamu hindari. Terlalu sering beraktivitas di malam hari akan memberi dampak buruk bagi kesehatan. Jaga pola hidup sehat dengan istirahat yang cukup dan teratur. Kesehatanmu akan berdampak pada kesehatan bayi juga.

Untuk informasi lainnya seputar kehamilan dapat kamu temukan di New Life.

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?