fbpx

Bagaimana Jahitan Caesar yang Bagus? Ini Ciri & Perawatannya

Bagaimana Jahitan Caesar yang Bagus? Ini Ciri & Perawatannya

Operasi caesar adalah jenis persalinan yang dilakukan dengan pembedahan perut, sehingga diperlukan jahitan untuk menutup lukanya. Adapun salah satu ciri jahitan caesar yang bagus adalah luka lama-kelamaan menyatu dengan kulit.

Pasalnya, apabila luka jahitan tidak kunjung menyatu dengan kulit, bisa menimbulkan masalah, seperti infeksi.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai ciri-ciri luka jahitan yang bagus, baca tulisan di bawah ini.

Ciri-Ciri Luka Jahitan Caesar yang Bagus

Operasi caesar adalah metode melahirkan bayi dengan membuka perut melalui sayatan. Maka dari itu, pasca melahirkan caesar, ibu akan memiliki bekas luka akibat sayatan tersebut.

Pada umumnya, bekas sayatan operasi caesar akan ditutup menggunakan beberapa metode, seperti staples, lem, dan jahitan. Metode jahitan adalah jenis penutupan luka sayatan operasi caesar yang paling populer. 

Meskipun proses penutupannya berlangsung lebih lama, tetapi metode jahitan cenderung memiliki risiko terkena infeksi yang lebih kecil daripada cara lainnya.

Lantas, bagaimana ciri-ciri jahitan caesar yang bagus? Terdapat sejumlah tanda jahitan caesar yang bagus untuk diperhatikan para ibu, antara lain.

  • Luka jahitan memiliki panjang sekitar 10 hingga 15 cm dan lebar 0,3 cm.
  • Panjang luka jahitan akan menyusut secara perlahan-lahan setelah operasi caesar.
  • Luka jahitan yang semula berwarna merah muda, lama-kelamaan akan menyatu dengan warna kulit.
  • Kulit terasa sedikit gatal saat luka jahitan hendak sembuh.

Cara Merawat Luka Jahitan Caesar

Pada umumnya, luka jahitan operasi caesar akan sembuh paling tidak selama 6-8 minggu pasca persalinan. Untuk membantu proses penyembuhan tersebut, ibu bisa merawat lukanya secara rutin.

Adapun cara merawat luka jahitan caesar yang tepat adalah sebagai berikut.

1. Hindari Aktivitas Berat

Salah satu cara merawat luka jahitan caesar adalah dengan menghindari aktivitas berat terlebih dulu agar tidak menghambat proses penyembuhan luka.

Baca Juga  Apa itu Air Ketuban? Ini Definisi & Fungsinya saat Kehamilan

Untuk menghindari kebiasaan melakukan aktivitas berat, ibu bisa meletakkan benda-benda yang diperlukan di dekat tempat tidur, misalnya makanan, obat, maupun air minum.

Di samping itu, ibu juga bisa meminta tolong kepada orang terdekat apabila membutuhkan sesuatu. Hal ini bertujuan untuk menghindari aktivitas yang berat.

2. Istirahat yang Cukup

Cara merawat luka operasi caesar lainnya adalah dengan beristirahat yang cukup untuk mempercepat proses pemulihan dan menghindari kelelahan.

Selain itu, mencukupi waktu tidur juga diperlukan untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka jahitan caesar. Adapun waktu tidur yang baik adalah sekitar 7-8 jam di malam hari.

Di samping mencukupi waktu tidur, ibu juga perlu menjaga kualitasnya, seperti menjauhkan barang elektronik maksimal sejam sebelum beristirahat, melakukan meditasi, menggunakan humidifier, dan menyalakan lampu redup.

3. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Mengonsumsi makanan bergizi juga termasuk sebagai cara merawat luka jahitan caesar yang bisa ibu lakukan. 

Pasalnya, beberapa nutrisi yang terkandung dalam makanan bisa membantu mempercepat proses penyembuhan luka jahitan.

Adapun beberapa rekomendasi makanan yang baik untuk merawat luka operasi caesar adalah makanan kaya serat, sayuran, buah-buahan, teh hijau, yoghurt, ikan, daging ayam, kacang-kacangan, gandum, hingga biji-bijian.

4. Memperbanyak Minum Air Putih

Cara merawat luka operasi caesar selanjutnya adalah mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan memperbanyak minum air putih.

Sebab, setelah menjalani persalinan, ibu memerlukan cairan dalam jumlah banyak untuk menghindari dehidrasi. Selain itu, minum air putih juga bisa membantu mencegah sembelit.

Adapun asupan air putih yang dibutuhkan ibu per harinya adalah minimal 2 liter atau setara dengan 8 gelas.

5. Rajin Membersihkan Luka

Rajin membersihkan luka juga tergolong tips merawat bekas jahitan caesar agar cepat sembuh dan menghindari terjadinya infeksi.

Baca Juga  10 Cara Menghilangkan Stretch Mark, Manfaatkan Bahan Alami!

Pasalnya, infeksi bisa terjadi apabila luka jahitan kurang terjaga kebersihannya. Itulah sebabnya, kamu perlu rajin membersihkan luka serta mengganti kain penutupnya.

Di samping itu, pastikan pula area sekitar luka jahitan tidak lembap agar tidak menimbulkan infeksi bakteri.

6. Hindari Menggunakan Pakaian Ketat

Cara merawat luka operasi caesar lainnya adalah menghindari penggunaan pakaian yang ketat, karena membuat area sayatan berkeringat dan sulit kering. Maka dari itu, sebaiknya kamu menggunakan pakaian yang longgar, sehingga area luka memperoleh ruang untuk udara.

7. Periksa ke Dokter secara Rutin

Tips merawat luka bekas operasi caesar yang terakhir adalah memeriksakan diri ke dokter secara rutin untuk membantu pemantauan.

Dengan berkonsultasi ke dokter, ibu bisa mengetahui perkembangan penyembuhannya. Selain itu, dokter juga akan meresepkan obat untuk membantu meredakan nyeri, mencegah peradangan, dan mempercepat proses penyembuhannya.

Penutup

Nah, itulah beberapa ciri-ciri jahitan caesar yang bagus dan cara merawat lukanya agar lekas sembuh. Selain menerapkan beberapa cara di atas, kamu juga bisa mempercepat proses penyembuhan luka operasi caesar dengan menggunakan korset New Life.

Di sisi lain, korset New Life juga dapat membantu mengencangkan otot perut dan pinggul yang mengendur pasca persalinan, sehingga tubuhmu bisa kembali ideal.

Untuk memperolehnya, kamu bisa mengunjungi situs resmi New Life Official Store sekarang juga.

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?