fbpx

5 Jenis Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil, Yuk Simak!

Selama masa kehamilan, Bunda perlu menjaga kadar darah dalam tubuh guna memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen untuk janin melalui plasenta. Itulah mengapa, mengetahui makanan penambah darah untuk ibu hamil adalah hal penting.

Pasalnya, apabila kadar darah kurang, maka Bunda bisa berisiko mengalami anemia defisiensi zat besi. Lantas, apa saja makanan penambah darah untuk ibu hamil? Yuk, simak rekomendasinya di artikel berikut!

Tanda-Tanda Kekurangan Darah pada Ibu Hamil 

Anemia pada ibu hamil adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap terjadi apabila kekurangan asupan zat besi. Kondisi ini bukan hanya membahayakan kesehatan Bunda, tetapi juga bayi dalam kandungan. Adapun beberapa tanda kekurangan darah pada ibu hamil adalah sebagai berikut.

  • Kelelahan
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Tubuh mudah letih secara terus-menerus
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Kuku, bibir, serta kulit terlihat pucat
  • Detak jantung menjadi tidak beraturan

Apakah Ibu Hamil Butuh Makanan Penambah Darah?

Pada dasarnya, selama masa kehamilan, Bunda membutuhkan setidaknya 27 mg zat besi per hari, sementara wanita yang tidak hamil hanya membutuhkan sekitar 18 mg. Itu berarti, saat hamil, Bunda perlu memperkaya asupan makanan yang mengandung zat besi. Mengapa demikian? Sebab, zat besi bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin atau sel darah merah dalam tubuh yang Bunda butuhkan saat hamil. 

Nah, apabila jumlah sel darah tercukupi, maka janin juga dapat memperoleh nutrisi yang diangkut oleh hemoglobin melalui plasenta. Di sisi lain, apabila asupan zat besi dalam tubuh kurang, maka berdampak pada risiko anemia. Itulah sebabnya, Bunda membutuhkan makanan penambah darah untuk menunjang kesehatan diri dan buah hatinya.

Apabila Bunda mengabaikan asupan zat besi tersebut, maka bisa meningkatkan risiko perdarahan pasca melahirkan, kelahiran bayi prematur, hingga bayi lahir dengan berat badan rendah. Maka dari itu, yuk jaga asupan makanan penambah darah Bunda selama masa kehamilan.

Baca Juga  Perkiraan Biaya Program Hamil yang Perlu Disiapkan, Catat!

Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil

Seperti yang telah disinggung dalam penjelasan sebelumnya, Bunda membutuhkan makanan penambah darah untuk menunjang kesehatannya dan sang buah hati. Nah, berikut ini adalah beberapa rekomendasi makanan penambah darah untuk ibu hamil yang bisa Bunda konsumsi.

1. Sayuran Hijau

makanan penambah darah untuk ibu hamil

Salah satu makanan penambah darah untuk ibu hamil adalah sayuran hijau. Pasalnya, sayuran hijau kaya akan kandungan zat besi yang bisa menunjang produksi hemoglobin. Selain zat besi, sayuran hijau juga memiliki kandungan vitamin C yang berperan dalam mengoptimalkan proses penyerapan nutrisi pada janin. Adapun beberapa jenis sayuran hijau yang dapat Bunda konsumsi adalah bayam, sawi, kale, brokoli, hingga kangkung.

2. Daging Sapi Tanpa Lemak

makanan penambah darah untuk ibu hamil

Jenis makanan penambah darah untuk bumil lainnya adalah daging sapi tanpa lemak. Pada dasarnya, dalam 100 gram daging sapi, terdapat setidaknya 3 mg zat besi atau setara dengan 30% dari asupan zat besi harian yang Bunda butuhkan. Sebagai catatan, jika hendak mengonsumsi daging sapi tanpa lemak, sebaiknya masak sampai matang sempurna untuk menurunkan risiko toksoplasmosis yang dapat memicu keguguran.

3. Tiram

makanan penambah darah untuk ibu hamil

Tiram juga tergolong sebagai salah satu sumber zat besi atau penambah darah untuk ibu hamil. Makanan ini mengandung kurang lebih 7 mg zat besi per 100 gram takarannya. Di samping itu, tiram juga mengandung asam lemak omega 3 yang relatif tinggi, sehingga bisa membantu menunjang perkembangan otak buah hati dalam kandungan. Namun, saat Bunda hendak mengonsumsinya, pastikan agar memasak dengan matang sempurna agar khasiatnya dapat diperoleh secara lebih maksimal.

4. Buah-buahan

makanan penambah darah untuk ibu hamil

Rekomendasi makanan penambah darah untuk ibu hamil selanjutnya, yaitu buah-buahan. Pada dasarnya, buah-buahan mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk ibu hamil, seperti zat besi dan vitamin C. Kedua nutrisi tersebut berperan dalam menambah darah serta memaksimalkan proses penyerapan gizi dalam tubuh.

Baca Juga  Larangan Ibu Hamil Trimester Pertama

Adapun beberapa rekomendasi buah-buahan yang bisa Bunda konsumsi adalah jeruk, jambu merah, apel, hingga pisang. Selain makan buah-buahan, Bunda juga dapat mengonsumsi vitamin prenatal untuk menunjang kebutuhan zat besi. Akan tetapi, pastikan Bunda mengonsumsinya berdasarkan resep dokter agar aman.

5. Ikan

makanan penambah darah untuk ibu hamil

Rekomendasi makanan yang baik untuk ibu hamil dalam memasok hemoglobin dalam tubuh lainnya adalah ikan, seperti ikan tongkol, kembung, salmon, maupun sarden. Pasalnya, jenis ikan tersebut mengandung zat besi tinggi, asam folat, serta vitamin B12 yang berperan dalam pembentukan hemoglobin atau sel darah merah dalam tubuh.

Tak hanya itu, konsumsi ikan dalam kadar yang cukup juga bisa membantu Bunda dalam merawat kesehatan janin, mencegah risiko bayi cacat saat lahir, hingga menunjang perkembangan sumsum tulang belakang pada janin.

Penutup

Itulah beberapa rekomendasi makanan penambah darah untuk ibu hamil agar Bunda terhindar dari risiko anemia. Selain mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, Bunda juga perlu menjaga asupan nutrisi lainnya agar kesehatan tubuh tetap terjaga selama masa kehamilan. Nah, untuk memahami lebih lanjut tentang tips-tips kehamilan lainnya, yuk kunjungi situs New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?