fbpx

Ciri-Ciri Bayi Prematur Sehat yang Perlu Ibu Ketahui, Simak!

Ciri-Ciri Bayi Prematur Sehat yang Perlu Ibu Ketahui, Simak!

Setiap orang tua tentu ingin menghindari kelahiran prematur, karena si kecil lebih rentan mengalami masalah kesehatan. Namun ternyata, ada beberapa ciri-ciri bayi prematur sehat yang perlu ibu ketahui. Hal ini bisa terjadi karena setelah persalinan, bayi akan memperoleh perawatan intensif oleh tenaga medis.

Selama perawatan yang diberikan kepada bayi sudah tepat, maka kemungkinan besar si kecil bisa tumbuh dengan sehat. Nah, untuk mengetahui ciri-ciri bayi prematur sehat dan cara merawatnya, yuk simak selengkapnya di artikel ini!

Ciri-Ciri Bayi Prematur Sehat

Pada dasarnya, si kecil yang terlahir prematur akan memperoleh penanganan dari dokter dan tenaga medis secara intensif. Hal itu bisa mendorong kondisi kesehatan bayi. Di samping itu, ketika kondisi bayi sudah tampak membaik, umumnya dokter akan memperbolehkan si kecil untuk pulang ke rumah. Adapun beberapa ciri-ciri bayi prematur sehat adalah sebagai berikut:

1. Bisa Bernapas Sendiri

Salah satu ciri-ciri bayi prematur sehat adalah bisa bernapas sendiri. Pasalnya, banyak si kecil yang akan menggunakan alat bantu pernapasan ketika lahir secara prematur. Jadi, ketika alat bantu tersebut sudah terlepas, maka organ pernapasan bayi sudah bisa berfungsi dengan baik.

2. Buang Air secara Rutin

Tanda bayi prematur sehat selanjutnya adalah si kecil sudah bisa buang air secara rutin, setidaknya sebanyak 8-10 kali per hari. Saat buang air bayi lancar, maka menunjukkan bahwa kebutuhan ASI dan nutrisinya telah tercukupi. Di samping itu, hal ini juga menandakan bahwa sistem ekskresinya telah bekerja dengan baik.

3. Berat Badan Bertambah

Tanda bayi prematur sehat berikutnya adalah berat badannya bertambah. Sebab, si kecil yang lahir secara prematur umumnya memiliki berat badan kurang dari 2 kg. Hal itulah yang membuat tenaga medis belum mengizinkan bayi untuk pulang ke rumah. Jadi, ketika berat badannya sudah mulai bertambah, maka menandakan bahwa si kecil telah menerima nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Baca Juga  Manfaat Alat Bantu Menyusui, Risiko, dan Tips Penggunaannya

4. Bisa Mengatur Suhu Tubuhnya

Pada dasarnya, buah hati ibu yang lahir secara prematur akan mendapatkan perawatan di inkubator terlebih dulu. Sebab, tubuhnya masih belum mampu menghangatkan diri secara alami. Jadi, ketika bayi sudah sehat, maka dirinya tidak lagi membutuhkan perawatan dalam inkubator dan telah diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

5. Bisa Menyusu Sendiri

Ciri-ciri bayi prematur sehat lainnya adalah si kecil telah bisa minum susu sendiri. Sebab, saat baru lahir, bayi prematur umumnya membutuhkan bantuan alat untuk memperoleh ASI atau nutrisi lainnya. Sementara itu, ketika tubuhnya sudah mulai sehat, dirinya telah bisa menyusu langsung dari payudara atau menggunakan dot susu.

6. Tidak Menunjukkan Gejala Penyakit Serius

Bayi yang sehat juga tidak akan menunjukkan gejala serius. Sebab, bayi prematur cenderung rentan mengidap beberapa penyakit, seperti gangguan pernapasan, penglihatan, pendengaran, anemia, maupun gangguan kesehatan lainnya. Nah, ketika imunitas tubuhnya sudah membaik, maka si kecil pun tidak akan menunjukkan gejala penyakit tertentu.

Selain berkaitan dengan penyakit fisik, si kecil juga tidak menunjukkan gangguan perilaku maupun kesehatan mental. Pasalnya, risiko mengalami keterlambatan perkembangan maupun gangguan mental pada bayi prematur lebih tinggi daripada anak yang terlahir normal. Di samping itu, bayi prematur umumnya bisa mengejar ketertinggalan perkembangannya hingga usianya mencapai 2 tahun.

7. Bisa Merespons Suara dan Gerakan

Tanda bayi prematur sehat yang terakhir adalah si kecil bisa merespons suara serta gerakan yang ada di sekitarnya. Biasanya, respons yang umumnya si kecil berikan adalah tangisan, tersenyum, maupun menggerakkan tangan dan kakinya.

Bukan hanya itu, bayi yang sehat juga telah mampu melakukan kontak mata dan menunjukkan berbagai ekspresi sebagai bentuk interaksi dengan orang lain. Suara tangisannya pun sudah semakin lantang. Sebab, biasanya bayi yang terlahir prematur memiliki suara tangisan yang cenderung lemah.

Baca Juga  Rekomendasi Korset Melahirkan Terbaik

Cara Merawat Bayi Prematur

Setelah mengetahui tanda bayi prematur sehat, ibu juga perlu memahami cara merawatnya di rumah demi mendukung pemulihan dan menghindari risiko terserang penyakit. Adapun beberapa cara merawat bayi prematur adalah sebagai berikut:

  • Memberikan ASI eksklusif sebanyak 8-10 kali per hari. Sebab, ASI mengandung antibodi yang bisa membantu melawan bakteri atau virus penyebab penyakit.
  • Menjadwalkan imunisasi untuk si kecil untuk menjaga kesehatan tubuhnya.
  • Melakukan pemeriksaan mata untuk menghindari kemungkinan adanya gangguan penglihatan.
  • Menjaga suhu tubuh si kecil agar tetap hangat. Sebab, bayi yang lahir prematur tidak mempunyai lemak pelindung untuk menghangatkan tubuhnya secara alami.

Selain melakukan beberapa cara di atas, ibu juga perlu menghindari mengajak bayi ke tempat umum. Pasalnya, tubuh si kecil masih rentan terinfeksi kuman. Di samping itu, batasi juga kunjungan ke rumah sampai kondisi si kecil benar-benar stabil.

Penutup

Demikian beberapa ciri-ciri bayi prematur sehat yang perlu ibu ketahui. Meskipun tampak sehat, ibu juga tetap harus memberikan perawatan terbaik kepada sang buah hati demi mendukung tumbuh kembangnya.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan adanya masalah kesehatan yang muncul di kemudian hari. Jadi, yuk rawat sang buah hati dengan baik agar bisa tumbuh sehat bersama New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?