fbpx

Apa itu Kegemukan? Ini Penyebab, Gejala, & Penanganannya

Apa itu Kegemukan? Ini Penyebab, Gejala, & Penanganannya

Kegemukan atau obesitas adalah kondisi ketika berat badan telah melebihi batas normal. Hal ini bisa terjadi ketika terjadi penumpukan lemak berlebihan pada tubuh. Kondisi tersebut bisa timbul karena sejumlah hal, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan berkalori, hingga kurang gerak.

Nah, apabila kamu biarkan begitu saja, badan gemuk justru bisa membahayakan kondisi tubuh, hingga menimbulkan penyakit kronis. Nah, untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai apa itu kegemukan, yuk simak selengkapnya dalam artikel berikut!

Apa itu Kegemukan?

Kegemukan adalah masalah medis yang timbul ketika berat badan berlebihan akibat terjadi penumpukan lemak. Kondisi ini juga kerap disebut dengan obesitas. Biasanya, kegemukan terjadi karena seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan kalori dan berminyak. Nah, apabila kamu membiarkan kebiasaan tersebut, maka berisiko membuat berat badan semakin bertambah.

Di sisi lain, badan gemuk menjadi salah satu masalah yang sering dialami masyarakat Indonesia. Hal ini berisiko menimbulkan berbagai penyakit berbahaya, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, stroke, osteoartritis, hingga komplikasi kehamilan. Itulah sebabnya, penting bagimu untuk mengontrol berat badan demi mencegah terjadinya obesitas.

Penyebab Badan Gemuk

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, badan gemuk bisa terjadi karena kebiasaan sehari-hari yang buruk. Adapun sejumlah penyebab badan gemuk atau obesitas adalah sebagai berikut:

  • Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan kalori, lemak, dan karbohidrat. Misalnya adalah membiasakan mengonsumsi makanan cepat saji maupun minuman yang tinggi akan kandungan gula.
  • Mengalami perubahan suasana hati atau stres yang bisa memicu peningkatan nafsu makan.
  • Adanya kelainan bawaan, misalnya adalah sindrom Prader-Willi.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu yang mengakibatkan berat badan meningkat, misalnya adalah obat antidepresan, antipsikotik, kortikosteroid, antikonvulsan, hingga obat penghambat beta.
  • Mengalami gangguan tidur atau memiliki kebiasaan begadang. Hal ini bisa menyebabkan produksi hormon ghrelin meningkat. Padahal, hormon tersebut memiliki fungsi untuk merangsang nafsu makan.
  • Pertambahan berat badan pada ibu hamil yang terjadi secara drastis.
  • Tidak fokus saat menyantap makanan, sehingga menyebabkan porsi makan berlebihan.
  • Pertambahan usia yang menyebabkan terjadinya perubahan hormon serta meningkatnya kebutuhan tubuh akan kalori.
  • Mempunyai riwayat medis tertentu, misalnya adalah sindrom Cushing, hipotiroid, hingga Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS).
Baca Juga  5 Toko Grosir Perlengkapan Bayi Palembang Terlengkap, Simak!

Selain beberapa penyebab di atas, kurangnya aktivitas gerak atau olahraga juga bisa menyebabkan badan gemuk, lho. Sebab, bergerak atau berolahraga bisa membantu membakar kalori dalam tubuh, terlebih lagi jika kamu memiliki kebiasaan makan yang buruk. 

Di sisi lain, kamu perlu memperhatikan kebutuhan kalori harian untuk tubuh. Pada pria dewasa, rata-rata membutuhkan setidaknya 1.900-2.100 kalori per hari. Sementara itu, untuk wanita dewasa, kalori yang dibutuhkan adalah sekitar 1.700-1.900 kalori per hari.

Gejala Kegemukan

Pada dasarnya, kegemukan maupun obesitas bisa kamu lihat dengan menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Apabila IMT melebihi 25 kg/m2, maka boleh jadi kamu menderita obesitas. Selain itu, terdapat gejala lain yang bisa muncul ketika menderita badan gemuk. Adapun beberapa gejala obesitas adalah sebagai berikut:

  • Susah tidur.
  • Mudah lelah.
  • Sering sesak napas dan nyeri dada.
  • Mudah berkeringat.
  • Terjadi penumpukan lemak dalam tubuh, khususnya di area sekitar pinggang.
  • Sering mendengkur saat tidur.
  • Mengalami nyeri di area punggung maupun persendian.
  • Bagian lipatan kulit menjadi lembap karena keringat. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya iritasi.
  • Mengalami ketidakpercayaan diri untuk bersosialisasi.
  • Gula darah tinggi.
  • Tekanan darah tinggi.

Kondisi obesitas ini bukan hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada anak-anak, hingga remaja. Adapun beberapa gejala obesitas pada remaja adalah sebagai berikut:

  • Sesak napas ketika sedang melakukan aktivitas fisik.
  • Adanya tumpukan lemak di bagian payudara. 
  • Munculnya stretch mark di area pinggul serta punggung.
  • Mengalami penebalan kulit, hingga menjadi lebih gelap. Kondisi ini juga disebut dengan akantosis nigrikans.
  • Mengalami gangguan tidur, misalnya adalah sleep apnea.
  • Menstruasi dini yang terjadi pada anak perempuan.
  • Pada anak laki-laki, mengalami keterlambatan pubertas.
  • Menurunnya kepercayaan diri.
  • Mengalami kelainan tulang, seperti kaki rata.
Baca Juga  6 Penyebab Mimisan saat Hamil Trimester 1 dan Cara Atasinya

Jadi, ketika melihat anak mengalami beberapa gejala obesitas di atas, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter. Hal ini perlu untuk mencegah si kecil kesulitan beraktivitas dan membuatnya tidak merasa nyaman. Selain itu, kamu juga perlu mengajak anak untuk menerapkan gaya hidup sehat sejak kecil.

Cara Mengatasi Badan Gemuk

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi badan gemuk, mulai dari langkah alami, hingga medis. Adapun beberapa cara mengatasi badan gemuk adalah sebagai berikut:

  • Melakukan diet dengan cara menerapkan pola makan seimbang dan memastikan makan tepat waktu. Selain itu, kamu perlu membatasi asupan makanan cepat saji, berkalori, berlemak, hingga mengandung pemanis. Sebaliknya, ganti makanan dengan yang lebih sehat, seperti buah-buahan dan sayuran.
  • Membiasakan diri untuk berolahraga secara rutin, setidaknya selama 30 menit per hari. Misalnya dengan berjalan cepat, berenang, bersepeda, atau jenis olahraga lainnya.
  • Mengelola stres agar tidak menambah berat badan.
  • Mengonsumsi obat-obatan apabila obesitas terjadi akibat mengalami penyakit tertentu.

Selain beberapa cara di atas, kamu juga bisa melakukan beberapa jenis operasi khusus. Misalnya adalah operasi gastric bypass untuk membantu mengurangi penyerapan kalori dalam tubuh atau adjustable gastric banding yang berperan untuk membantu pasien agar merasa kenyang dengan cara mengikat lambung.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai apa itu kegemukan, penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya. Pada dasarnya, kondisi ini cenderung membahayakan kesehatan tubuh, karena memiliki badan gemuk lebih berisiko memicu timbulnya penyakit berbahaya. Itulah sebabnya, kamu perlu mengelola berat badan agar tetap ideal. Nah, untuk mencari tahu cara mengelola berat badan, kunjungi langsung kanal New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?