fbpx

Cara Pasangan Suami Istri Mempercepat Kehamilan

Cara Pasangan Suami Istri Mempercepat Kehamilan

Bagi pengantin baru, kehadiran seorang anak selalu menjadi dambaan bagi banyak pasangan. Jadi, inilah beberapa tips cepat untuk dicoba dengan pasangan. Peluang hamil akan meningkat jika seorang wanita melakukan hubungan seks pada masa suburnya, yaitu saat sel telur dilepaskan ke dalam rahim. 

Jika moms memiliki siklus menstruasi yang teratur, masa subur atau ovulasi dapat terjadi sekitar 14 hari setelah hari pertama menstruasi. Namun, jika haid tidak teratur, maka ovulasi dapat terjadi sekitar 12 hingga 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya. Meningkatkan kesuburan merupakan cara paling utama untuk pasangan yang mendambakan kehadiran si kecil.

Yuk cari tahu beberapa cara meningkatkan kesuburan untuk mempercepat kehamilan!

Melakukan Hubungan Suami Istri Secara Teratur

cara mempercepat kehamilan

Melakukan hubungan seks teratur tanpa menggunakan kondom atau alat kontrasepsi adalah kunci agar pasangan wanita cepat hamil. Jika dihitung dalam angka, wanita memiliki peluang sekitar 15-25% per bulan untuk hamil jika melakukan hubungan seks tanpa pelindung. 

Untuk meningkatkan peluang terjadinya pembuahan dan kehamilan, bunda disarankan untuk berhubungan seks dengan pasangan saat ketika memasuki masa ovulasi. Sayangnya, waktu ovulasi terkadang bisa berubah sehingga sulit diprediksi. Ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti stres berat dan kelelahan akibat olahraga atau olahraga berlebihan. Untuk mengetahui kapan berada dalam masa ovulasi, bunda bisa menggunakan alat tes masa subur ya!

Menjalani Pola Hidup Sehat

cara mempercepat kehamilan

Bunda dan pasangan harus mengikuti gaya hidup sehat untuk meningkatkan peluang  kehamilan. Berikut beberapa kebiasaan gaya hidup sehat yang harus bunda dan pasangan ikuti, seperti:

  • Mempertahankan berat badan  ideal dengan rutin berolahraga, namun hindari olahraga  berlebihan karena  dapat mengganggu kesuburan .
  • Mengonsumsi makan makanan bergizi seperti ikan, daging, sayuran dan kacang-kacangan .
  • Mengurangi konsumsi kafein.   Tidak boleh lebih dari 200 miligram per hari atau  1 cangkir kopi atau 2 cangkir teh. 
  • Memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh yaitu  tidur 7-9 jam setiap hari.
Baca Juga  8 Macam Makanan Nutrisi Ibu Hamil untuk Dikonsumsi, Simak!

Mengonsumsi Makanan Atau Suplemen Yang Mengandung Asam Folat

Asam folat adalah salah satu nutrisi yang sangat penting dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan, mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, serta mencegah cacat lahir. Untuk bunda yang berencana hamil disarankan untuk mengonsumsi 400 hingga 600 mikrogram asam folat per hari. Makanan yang mengandung asam folat ini juga harus dikonsumsi ketika bunda berhasil hamil, bahkan paling tidak selama trimester pertama kehamilan.

Selain dalam bentuk suplemen yang diresepkan dokter kandungan, bunda juga dapat menemukan asam folat yang terdapat pada brokoli, kacang-kacangan, bayam, kentang, dan jagung.

Menghindari Kebiasaan Tertentu

Kebiasaan tertentu baik itu disadari atau tidak disadari oleh bunda dan pasangan, ternyata dapat mengurangi tingkat kehamilan. Berikut beberapa hal yang dapat dihindari, antara lain:

  • Merokok aktif atau pasif (menghirup asap rokok orang lain).
  • Minum alkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Konsumsi vitamin A yang berlebihan, baik dari suplemen maupun makanan, seperti daging sapi atau hati ayam.
  • Makan daging, ikan, dan telur yang tidak matang karena mengandung bakteri, virus, atau parasit penyebab penyakit.
  • Minum susu yang tidak dipasteurisasi dan ikan kaya merkuri seperti salmon, tuna, dan albacore.

Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin

Bagi pasangan yang sangat menantikan buah hari, dianjurkan agar dapat melakukan pemeriksaan rutin sebelum memulai program kehamilan. Hal ini penting karena dokter dapat mengetahui apakah bunda atau pasangan memiliki penyakit tertentu yang dapat mencegah kelahiran dan membahayakan janin, seperti hepatitis B, HIV, sifilis, dan toksoplasmosis. 

Dengan mengunjungi dokter secara teratur, bunda dan pasangan bisa mendapatkan vaksinasi rubella atau campak Jerman, serta tetanus. Vaksinasi ini penting untuk semua wanita yang berencana untuk hamil. 

Baca Juga  Kehamilan Trimester 1: Perkembangan janin & Tips Menjaganya

Jika bunda dan pasangan masih belum juga memiliki anak meski sudah melakukan beberapa langkah di atas, temui dokter kandungan terpercaya bunda untuk pemeriksaan lebih lanjut ya! Selain mendiagnosa penyebabnya, dokter juga bisa memberikan saran lain bagaimana cara mempercepat kehamilan setelah menikah!

***

Korset New Life Telah Berdiri sejak 1990 dan Telah Membantu Ratusan Ribu Wanita Mendapatkan Kembali Kepercayaan Dirinya. Cari tahu lebih Lanjut Mengenai Korset New Life DISINI!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?