fbpx

8 Cara Mengatasi Diare pada Bayi, Cukupi Kebutuhan Cairan!

8 Cara Mengatasi Diare pada Bayi, Cukupi Kebutuhan Cairan!

Diare pada bayi bisa terjadi saat tekstur tinja menjadi lebih cair dan intensitas buang air besar meningkat. Kondisi ini bisa timbul akibat infeksi bakteri dan virus, intoleransi susu sapi, alergi, atau akibat asupan makanan lainnya. Untuk mencegah kondisinya agar tidak semakin parah, ibu perlu mengetahui cara mengatasi diare pada bayi.

Pasalnya, si kecil yang mengalami diare akan kehilangan banyak cairan yang bisa berdampak pada dehidrasi. Nah, jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar cara mengatasi diare pada bayi, yuk simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Cara Mengatasi Diare pada Bayi

Sebagaimana penjelasan di atas, bayi yang mengalami diare berisiko membuatnya dehidrasi. Untuk mencegah hal itu, ibu perlu melakukan beberapa perawatan alami. Adapun sejumlah cara mengatasi diare pada bayi adalah sebagai berikut:

1. Mengamati Gejala Diare yang Muncul

Salah satu cara mengatasi diare pada bayi adalah dengan mengamati gejala diare yang muncul. Ibu perlu memperhatikan efek samping diare yang serius, misalnya dehidrasi.

Kondisi tersebut bisa membuat si kecil lebih rewel, menangis lemah, mata cekung, lemas, mulut dan kulit kering, nafsu makan menurun, hingga terlihat sering mengantuk. Apabila kondisi ini terjadi, sebaiknya ibu segera membawa si kecil ke dokter untuk memberikan penanganan yang tepat.

2. Memberikan Makanan yang Sesuai

Cara mengatasi diare pada bayi juga dapat Moms lakukan dengan memberikan makanan yang sesuai untuk mendukung pemulihan si kecil. Beberapa jenis makanan tergolong bisa membantu mengurangi gejala diare, yaitu makanan BRAT atau Bread, Rice, Applesauce, dan Toast.

Jadi, pada bayi yang sudah menerima MPASI atau berusia 6 bulan ke atas, ibu bisa memberikan roti tawar, nasi putih, apel, hingga roti panggang. Di samping itu, pemberian beberapa jenis buah dan sayur, seperti edamame, wortel, dan pisang juga bermanfaat untuk meredakan gejala diare pada anak.

Baca Juga  Apa itu Bayi Sungsang? Simak Jenis Posisi dan Penyebabnya!

3. Memastikan Kebutuhan Cairan Terpenuhi

Cara mengobati diare pada bayi yang lainnya adalah memastikan kebutuhan cairannya tetap terpenuhi. Sebab, selama mengalami diare, si kecil akan kehilangan cairan maupun elektrolit dalam tubuh. Untuk itu, agar tidak lemas dan mengalami dehidrasi, ibu perlu mencukupi kebutuhan cairannya.

Pada si kecil yang masih berusia kurang dari 6 bulan, ibu hanya bisa memberikan ASI lebih banyak daripada biasanya. Sementara itu, jika usia bayi telah lebih dari 6 bulan, ibu bisa memberikan air putih, kuah sayur, larutan oralit, hingga air tajin. Sementara itu, jika si kecil mengalami buang air besar cair maupun muntah, ibu bisa memberikan minuman setara dengan banyaknya cairan yang keluar.

4. Menghindari Pemberian Obat Antidiare

Tips mengobati diare pada bayi berikutnya adalah dengan menghindari pemberian obat antidiare pada si kecil. Pasalnya, penggunaan beberapa obat diare, misalnya kaolin-pectin tergolong kurang bermanfaat. Bahkan, obat tersebut bisa memicu gangguan kesehatan lainnya, seperti mual, muntah, penurunan gerakan usus, hingga rasa kantuk berlebihan.

5. Menghindari Makanan dan Minuman Tertentu

Cara mengatasi diare pada bayi juga bisa ibu lakukan dengan menghindari asupan makanan dan minuman tertentu. Sebaiknya, ibu mengurangi pemberian brokoli, kembang kol, sayuran hijau, hingga minuman ringan berkarbonasi pada si kecil.

Pasalnya, jenis makanan dan minuman tersebut bisa menimbulkan produksi gas dalam organ pencernaan, sehingga berisiko memperburuk masalah diare. Selain itu, asupan beberapa makanan yang berisiko memperparah gejala diare juga harus dihindari, contohnya jus buah, susu sapi, makanan berminyak, hingga makanan pedas.

6. Memastikan Alat Makan Bayi Selalu Bersih

Cara mengobati diare pada bayi selanjutnya adalah memastikan bahwa alat makan si kecil selalu dalam kondisi bersih. Ibu bisa menggunakan pembersih khusus peralatan makan bayi yang tidak mengandung SLS agar lebih aman.

Baca Juga  Mengenal Bayi Kuning, Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasinya

Diare bisa timbul akibat infeksi bakteri maupun virus. Nah, apabila alat makan bayi tidak dijaga kebersihannya, tentu berisiko menyebarkan bakteri dalam makanan si kecil nantinya.

7. Mengganti Popok Bayi

Cara mengatasi diare pada bayi lainnya adalah dengan mengganti popok si kecil secara rutin. Hal itu bertujuan untuk menghindari ruam pada kulit maupun iritasi. Selain itu, ibu juga bisa memeriksa kondisi bayi, apakah mengalami dehidrasi atau tidak dari keringnya popok bayi.

8. Memeriksakan ke Dokter

Cara mengatasi diare pada bayi yang terakhir adalah dengan memeriksakan ke dokter. Hal ini bisa ibu lakukan saat si kecil tidak kunjung sembuh atau tampak lemas. Dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan mengenai penyebabnya dan memberikan saran pengobatan yang tepat.

Di samping itu, ibu juga dapat menanyakan kepada dokter, apakah boleh memberikan minuman elektrolit kepada bayi. Biasanya, minuman elektrolit berfungsi untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat buang air besar. Dengan menanyakannya terlebih dulu, ibu bisa memberikan pengobatan yang lebih sesuai.

Cara Mencegah Diare pada Bayi

Pada umumnya, si kecil yang mengalami diare tentu akan merasa tidak nyaman dan sering rewel. Maka dari itu, alangkah baiknya bagi ibu untuk melakukan beberapa upaya pencegahan.

Adapun sejumlah cara mencegah diare pada bayi adalah sebagai berikut:

  • Memberikan ASI secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil, terutama pada bayi baru lahir.
  • Memberikan suplemen zinc berdasarkan rekomendasi dokter untuk membantu mencegah terjadinya diare.
  • Apabila bayi sudah mengonsumsi MPASI, ibu bisa memberikan kuah sup, sayuran, hingga air mineral.
  • Jika ibu terbiasa memberikan susu formula, kurangi asupannya dan tingkatkan pemberian ASI. Pasalnya, anak yang mengonsumsi ASI lebih mampu terhindar dari risiko diare.
Baca Juga  9 Pantangan Setelah Operasi Caesar Yang Perlu Ibu Diketahui

Selain menerapkan beberapa tips pencegahan di atas, ibu juga bisa memberikan makanan yang sesuai dengan usia si kecil. Pada anak di bawah 6 bulan, sebaiknya berikan ASI sepenuhnya dan hindari pemberian makanan maupun minuman lainnya. Sementara itu, pada anak di atas usia 6 bulan atau yang sudah MPASI, ibu bisa memberikan makanan dengan tekstur lembut, seperti pisang, bubur, sayuran, dan sup.

Penutup

Demikian beberapa informasi mengenai cara mengatasi diare pada bayi dan pencegahannya. Pada umumnya, diare pada bayi memang bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, apabila ibu biarkan, hal itu bisa menimbulkan komplikasi.

Itulah sebabnya, sebaiknya ibu melakukan pencegahan agar si kecil terhindar dari risiko diare. Selain itu, jangan lupa memeriksakan bayi ke dokter apabila tidak kunjung sembuh. Maka dari itu, mari selalu menjaga kesehatan si kecil bersama New Life!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?