fbpx

Ternyata Ini Dia Fungsi Korset untuk Sakit Pinggang

Sakit pinggang adalah suatu kondisi yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yang menghasilkan rasa sakit pada tulang belakang di daerah pinggang dan sekitarnya. Pada umumnya, sakit pinggang dialami oleh 6 hingga 7 dari 10 orang di Indonesia pada usia kerja, sementara jumlahnya lebih sedikit pada usia remaja atau anak-anak.

Sakit pinggang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama pada usia kerja. Salah satu cara yang cukup sering digunakan oleh orang Indonesia adalah korset. Mari kita bedah fungsi korset untuk sakit pinggang lewat artikel di bawah ini.

Penyebab Sakit Pinggang

korset untuk sakit pinggang

Sakit pinggang, meskipun umum, memiliki berbagai penyebab yang berbeda. Beberapa penyebab yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada sakit pinggang antara lain:

  1. Sakit pinggang akibat gangguan saraf, nyeri sangat hebat, menetap, sedikit berkurang saat berdiri, terutama dirasakan pada malam hari.
  2. Sakit pinggang akibat stres psikologis, keadaan stres dapat menyebabkan otot-otot menjadi tegang, meningkatkan spasme otot, dan menimbulkan rasa nyeri.
  3. Sakit pinggang akibat gangguan struktural pada vertebra lumbal, terjadi perubahan anatomis, seperti pergeseran vertebra akibat trauma, seperti jatuh atau kecelakaan.
  4. Sakit pinggang akibat gangguan peredaran darah, nyeri tidak disebabkan oleh stres spesifik (seperti membungkuk, batuk, dll.), tetapi sering kali menjalar ke bokong, belakang paha, dan kedua tungkai
  5. Sakit pinggang akibat gangguan organ dalam, lebih umum pada wanita karena gangguan pada organ rahim dan sekitarnya, menyebabkan spasme otot paravertebralis dan nyeri yang tidak bertambah berat dengan aktivitas atau istirahat.

Faktor Risiko Sakit Pinggang

Selain penyebab, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan mengalami sakit pinggang:

1. Usia

Sakit pinggang lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia, biasanya mulai sekitar usia 30 atau 40 tahun.

Baca Juga  Manfaat Imunisasi TT pada Ibu Hamil, Berapa Biayanya?

2. Kurang berolahraga

Otot yang lemah dan tidak aktif di daerah pinggang dan perut dapat meningkatkan risiko sakit pinggang.

3. Obesitas

Kelebihan berat badan dapat memberi tekanan tambahan pada pinggang.

4. Keadaan psikologis

Orang yang rentan terhadap depresi dan kecemasan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami sakitpinggang.

5. Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko sakit pinggang dengan mengurangi aliran darah ke tulang belakang dan meningkatkan risiko osteoporosis.

Pengobatan Sakit Pinggang

Ada beberapa cara untuk mengobati sakit pinggang, mulai dari mengonsumsi obat-obatan, tindakan operasi, terapi fisik hingga pengobatan secara alami. Beriku cara yang dapat dilakukan untuk meredahkan nyeri pinggang:

1. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Menggunakan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), pelemas otot, atau salep anti nyeri

2. Melakukan tindakan operasi

Pilihan pengobatan terakhir jika tindakan lain tidak berhasil, dapat berupa pengangkatan saraf yang menyebabkan nyeri atau mengurangi kompresi pada otot yang menyebabkan sakit pinggang.

3. Menggunakan korset khusus sakit pinggang

Korset dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi rasa sakit pada pinggang.

4. Melakukan olahraga ringan

Melakukan olahraga ringan, seperti jalan cepat, yoga, atau berenang, dan juga melakukan peregangan otot juga dapat menjadi pilihan. Tetapi, hindari melakukan aktivitas berat hingga gejala membaik.

5. Lakukan kompres air dingin

Gunakan es untuk meredakan pembengkakan pada area pinggang yang sakit saat gejala baru muncul. Pastikan untuk melindungi kulit dengan membungkus es menggunakan handuk atau kantong es sebelumnya. Terapkan kompres dingin ini selama 2 hingga 3 hari.

5. Lakukan kompres air hangat

Setelah 2–3 hari, gantilah kompres dingin dengan kompres hangat. Kompres hangat dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan aliran darah, dan membuat otot menjadi lebih relaks. Terapkan kompres hangat selama 20–30 menit setiap 2 atau 3 jam.

Baca Juga  Waspadai Hipertensi Pada Kehamilan Yang Berbahaya Pada Ibu dan Janin!

Pengenalan Korset untuk Sakit Pinggang (Lumbar Support)

Korset adalah alat bantu medis yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit pada pinggang. Korset umumnya terbuat dari bahan yang lembut supaya nyaman digunakan dan dapat disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan serta kekencangan korset juga dapat disesuaikan dengan keinginan.

Korset bekerja dengan memberikan tekanan pada bagian perut, menghilangkan beban pada tulang belakang dan persendian, serta membantu mempercepat proses penyembuhan sakit pinggang.

Selain korset untuk sakit pinggang dapat digunakan khususnya untuk radang sendi tulang belakang atau penyakit cakram degeneratif. Penggunaannya bisa bersifat sementara untuk mengobati rasa sakit akibat keseleo atau untuk menstabilkan tulang belakang setelah patah tulang atau operasi. 

Fungsi Korset untuk Sakit Pinggang

Korset memiliki berbagai fungsi, mulai dari pencegahan hingga pengurangan rasa sakit pada pinggang yang dapat disebabkan oleh aktivitas sehari-hari.

Berikut beberapa fungsi korset untuk sakit pinggang secara khusus:

  1. Memberikan tindakan terapi bagi individu yang mengalami LBP (Low Back Pain) dengan tujuan mengurangi kecacatan.
  2. Mencegah timbulnya LBP sebelum terjadinya atau untuk mencegah kekambuhan LBP.
  3. Mencegah cedera dan nyeri pada bagian bawah punggung untuk pekerja pabrik.

Semua hal tersebut dapat terjadi karena korset memiliki kemampuan untuk mengoreksi deformitas yang sudah ada, membatasi pergerakan tulang belakang, dan menstabilkan bagian tulang belakang. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperoleh informasi berharga seputar kehamilan! Kunjungi situs New Life untuk memperoleh informasi lainnya.

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?