fbpx

Inilah Tanda Kehamilan Saat Pakai KB Suntik!

Meski disebut efektif untuk menunda pembuahan, tetapi tetap KB suntik dapat menyebabkan kehamilan meskipun dapat persentase yang kecil. Namun yang menjadi pertanyaan, adakah tanda-tanda kehamilan yang muncul saat hamil saat menggunakan kontrasepsi suntik? Apakah hamil ketika menggunakan kontrasepsi suntik membahayakan janin? Yuk cari fakta selengkapnya di artikel bawah ini ya!

Tentang KB Suntik

KB suntik merupakan salah satu jenis alat kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Kontrasepsi jenis ini mengandung hormon estrogen dan hormon progestin, atau hasa, yang hanya mengandung hormon progestin sehingga dapat mencegah  ovulasi atau pelepasan sel telur dan mengurangi kemungkinan  pembuahan yang terjadi.

KB suntik dapat bertahan hingga 8 hingga 13 minggu di dalam tubuh, tergantung dari kontrasepsi suntik yang digunakan. Hal tersebut menjelaskan bahwa bunda dan pasangan dapat melakukan hubungan seks durasi tersebut tanpa  khawatir menyebabkan hamil. 

Jika durasi tersebut selesai, maka bunda harus menerima suntikan lagi di rumah sakit atau klinik sesuai resep dokter. Suntikan kontrasepsi dapat diulang setiap  bulan atau 3 bulan sekali, tergantung dari alat kontrasepsi yang digunakan.

Tetap Bisa Hamil Meskipun Pakai KB Suntik?

Secara umum, kehamilan dapat dicegah dengan menggunakan segala jenis KB, termasuk KB suntik. Bahkan, kontrasepsi disebut sangat efektif untuk menunda kehamilan. Menurut Planned Parenthood, efektivitas kontrasepsi suntik lebih dari 99% selama digunakan dengan benar sesuai resep dokter.

Berdasarkan statistik ini, hanya sekitar satu dari 100 orang yang bisa hamil dengan menggunakan alat kontrasepsi ini. Namun, efektivitas vaksin suntik dapat berkurang jika bunda tidak menerimanya tepat waktu, misalnya karena lupa atau sengaja melewatkan dosis yang ditentukan.

Jika hal ini terjadi, efektivitas KB suntik hanya sekitar 94% atau enam dari 100 orang bisa hamil saat menggunakannya. Artinya, banyak ibu hamil yang menggunakan kontrasepsi suntik seringkali karena kesalahannya sendiri. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan pil KB tepat waktu jika ingin menghindari kehamilan sebisa mungkin. Namun, bunda juga harus memahami bahwa tidak ada satu pun jenis KB yang dapat mencegah kehamilan 100%.

Baca Juga  Korset Setelah Melahirkan Dipakai Berapa Lama? Ini Aturannya

Artinya, risiko kehamilan tetap ada meskipun masih kecil dengan efektivitas kontrasepsi suntik tinggi dan bunda mendapatkannya secara teratur. Namun, jika bunda ingin mendapatkan fitur khas yang memiliki pengoperasian kinerja yang lebih tinggi, maka IUD atau KB implan menjadi jawabannya. Beri tahu dokter kandungan untuk mendapatkan jenis KB yang sesuai dengan kondisi bunda ya! 

Tanda Kehamilan Saat Pakai KB Suntik

Tanda-tanda ibu hamil ketika memakai KB suntik sama halnya dengan tanda kehamilan pada umumnya. Berikut tanda hamil yang kebanyakan wanita rasakan di awal kehamilan:

  • Menstruasi terlambat. 
  • Pembengkakan payudara.
  • Merasa lelah. 
  • Perut terasa kembung.
  • Sering buang air kecil dari pada biasanya. 
  • Perubahan suasana hati atau mood swings.
  • Mual dan muntah.

Namun, bunda harus memahami bahwa tanda-tanda di atas tidak selalu menandakan bahwa wanita sedang kehamilan. Bagi bunda yang menggunakan kontrasepsi suntik, terlambat haid, tidak haid, atau haid tidak teratur bisa menjadi salah satu efek samping dari kontrasepsi suntik. Selain itu, kelelahan, payudara bengkak, perut kembung, serta mood swings juga merupakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

Jadi jika bunda merasa hamil saat menggunakan kontrasepsi suntik, sebaiknya gunakan test pack untuk memastikannya dan segera konsultasikan dengan dokter kandungan terpercaya kamu ya!

***

Korset New Life Telah Berdiri sejak 1990 dan Telah Membantu Ratusan Ribu Wanita Mendapatkan Kembali Kepercayaan Dirinya. Cari tahu lebih Lanjut Mengenai Korset New Life DISINI!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?