fbpx

8 Larangan Setelah Melahirkan Normal yang Perlu Ibu Ketahui

8 Larangan Setelah Melahirkan Normal yang Perlu Ibu Ketahui

Setelah menjalani lahiran normal, ibu tentu membutuhkan proses pemulihan terlebih dulu sebelum beraktivitas seperti semula. Untuk itu, ibu perlu memperhatikan larangan setelah melahirkan normal agar lekas pulih.

Adapun salah satu pantangan setelah melahirkan normal adalah melakukan aktivitas fisik yang berat. Pasalnya, aktivitas tersebut bisa meningkatkan risiko cedera serta ketegangan otot.

Nah, untuk mengetahui beberapa larangan setelah melahirkan normal lainnya, baca artikel ini sampai habis.

Larangan Setelah Melahirkan Normal

Setelah melahirkan, ibu tentu akan mengalami sejumlah perubahan pada tubuhnya, baik secara fisik maupun emosional, sehingga memerlukan pemulihan terlebih dulu. Pada dasarnya, butuh waktu 6-8 minggu bagi ibu untuk dapat beraktivitas normal kembali.

Nah, selama proses pemulihan tersebut, ibu perlu memperhatikan sejumlah larangan setelah melahirkan normal, berikut ini di antaranya.

1. Tidak Merawat Area Kewanitaan

Salah satu larangan setelah melahirkan normal yang perlu ibu perhatikan adalah tidak merawat area kewanitaan dengan baik. Pasalnya, setelah melahirkan, ibu akan mengalami nifas selama kurang lebih 4-6 minggu.

Maka dari itu, area kewanitaan perlu dijaga kebersihannya untuk menghindari infeksi. Adapun cara merawatnya bisa dilakukan dengan membasuh area vagina setelah buang air dari arah depan ke belakang. 

Setelah itu, ibu bisa mengeringkannya menggunakan tisu toilet maupun handuk. Tak hanya itu, ibu juga perlu rajin mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali untuk menjaga area vagina agar tetap kering.

2. Melakukan Aktivitas Fisik yang Berat

Pantangan setelah melahirkan normal selanjutnya adalah melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang berat. Pasalnya, aktivitas berat bisa menyebabkan ketegangan otot dan cedera, terlebih lagi di area otot panggul.

Maka dari itu, saat ingin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik, ibu bisa memulainya dengan kegiatan ringan terlebih dulu, misalnya senam nifas dan berjalan kaki santai.

Baca Juga  Penyebab Bayi Kuning, Risiko Komplikasi, & Cara Menanganinya

3. Diet Ketat

Diet ketat juga tergolong sebagai pantangan setelah melahirkan normal yang perlu ibu hindari. Sebab, banyak orang yang menginginkan tubuhnya kembali ideal seperti semula.

Sayangnya, menjalani diet ketat pasca melahirkan justru mengurangi pemenuhan nutrisi untuk tubuh maupun ASI. Hal ini tentunya bisa menghambat proses pemulihan dan mengurangi nutrisi yang diperoleh si kecil.

4. Terlalu Larut dalam Emosi

Larangan setelah melahirkan normal lainnya adalah terlalu larut dalam emosi. Sebab, kondisi mental pasca melahirkan bisa saja mengalami perubahan, seperti mudah cemas dan bingung. Untuk itu, agar tidak menimbulkan gangguan mental pasca melahirkan, sebaiknya ibu perlu mengendalikan emosi.

Misalnya dengan bercerita kepada orang terdekat atau pasangan untuk memperoleh solusi yang tepat. Ibu juga bisa melakukan hobi yang aman untuk dilakukan setelah melahirkan agar suasana hati tetap stabil.

5. Berhubungan Intim

Pantangan setelah melahirkan normal selanjutnya adalah melakukan hubungan intim. Pasalnya, adanya robekan di area vagina serta darah nifas bisa menimbulkan infeksi sekaligus rasa nyeri.

Pada umumnya, hubungan seksual dengan suami bisa dilakukan setelah 2-6 minggu pasca melahirkan atau mengikuti saran dari dokter.

6. Mengonsumsi Minuman Beralkohol dan Merokok

Larangan setelah melahirkan normal lainnya adalah mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok. Hal itu bukan hanya menghambat proses pemulihan pasca melahirkan, tetapi juga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas produksi ASI, sehingga tumbuh kembang buah hati pun bisa terganggu.

7. Mengemudi Kendaraan

Larangan setelah melahirkan normal lainnya adalah mengemudi kendaraan. Pada umumnya, ibu baru boleh mengemudikan kendaraan sekitar 6 hingga 12 minggu setelah melahirkan normal.

Hal itu berhubungan dengan darah nifas yang masih belum berhenti, sehingga ibu perlu memulai aktivitas secara perlahan-lahan terlebih dulu. Namun, apabila hendak bepergian, ibu bia meminta untuk diantarkan agar tidak mengemudi sendirian.

Baca Juga  8 Tanda Rahim Sehat dan Subur yang Perlu Diketahui, Simak!

8. Menggunakan Tampon atau Menstrual Cup

Menggunakan tampon atau menstrual cup saat nifas juga menjadi pantangan bagi ibu pasca melahirkan normal. Sebab, hal itu meningkatkan risiko merusak jahitan di area organ kewanitaan.

Untuk itu, sebaiknya ibu menggunakan pembalut biasa selama nifas, sehingga bisa menghindari risiko kerusakan jahitan dan infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Selain memperhatikan pantangan setelah melahirkan normal, ibu juga perlu rajin memeriksakan diri ke dokter untuk mengecek perkembangan pemulihannya. Lantas, kapan harus ke dokter?

Ibu bisa berkunjung ke dokter pada 3 minggu pertama pasca melahirkan. Selain itu, dalam 12 minggu setelah melahirkan, ibu juga bisa melakukan kontrol ke dokter kembali untuk evaluasi yang komprehensif.

Saat kontrol tersebut, dokter akan memeriksa sejumlah hal, seperti suasana hati, pemeriksaan fisik, kontrasepsi dan jarak kelahiran, serta memastikan kesehatannya agar terhindar dari risiko komplikasi.

Penutup

Demikian sederet informasi mengenai larangan setelah melahirkan normal yang perlu ibu perhatikan. Selain itu, ibu juga perlu memulihkan diri dengan menggunakan korset, seperti produk New Life.

Pasalnya, korset New Life dibuat dari bahan elastis, sehingga akan terasa nyaman saat digunakan dan membantu mengecilkan perut yang kendur pasca melahirkan.

Untuk memperolehnya, ibu dapat cek langsung di situs New Life Official Store sekarang juga!

Produk Pilihan
Bingung Mau Pilih Korset yang Mana?